Minggu, 10 Februari 2019

Memulai Bisnis dengan Passion

*NOTULENSI DISKUSI SABTU MALAM 09/02/2019*
*TEMA: Memulai bisnis dengan Passion*
*OLEH: Irfan Fauzan*

Menggunakan kurikullum _Kulliyatu al muallimiina al Islamiyah_ (KMI) yang bermakna persemaian guru guru Islami, Sudah menjadi DNA Gontor untuk mencetak “Muallim” atau pendidik.  Namun ,bukan berarti para alumni Gontor tidak bisa berkiprah di bidang yang lain. Karena kurikullum KMI tidak hanya mendidik santri santrinya belajar di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas sebagai miniatur kehidupan bermasyarakat.
 Terbiasa dengan didikan paksaan dan tekanan serta pemberian kebebasan untuk memilih kegiatan apa yang disuka diluar kelas membuat para alumni memiliki cara berkiprah masing masing. Tidak melulu hanya dengan _background_ tetapi juga dengan _passion._ Salah satu _passion_ yang akan didiskusikan pada malam Ahad, 9 Februari 2019 adalah _passion_ berbisnis.

Banyaknya tuntutan hidup dan tanggung jawab finansial yang harus ditunaikan membuat kita tidak bisa lagi memakai slogan *I DO WHAT I LOVE.* Mau tidak mau, kita terpaksa menggantinya dengan *I LOVE WHAT I DO*. Saya (harus) mencintai apa yang sedang saya kerjakan! Saya mencintai semua pekerjaan saya. Saya mencintai semua kegiatan ini.
Itulah passion yang mesti terus dikelola agar senantiasa menggelegak dalam diri kita. Karena memiliki _background_ pengetahuan bisnis saja tidak dapat menjadi jaminan bisa sukses tanpa dibarengi, kalau tidak disertai dengan gairah yang meluap; _passion_, dan sedikit bumbu nekat.

*Memulai Usaha*
1. Bagi yang ingin memulai usaha, carilah bidang bisnis yang kita memang sudah punya keahlian di dalamnya. Pada tahap berikutnya, saat bisnis kita sudah ajeg, keahlian bisa kita beli dari orang lain yang kita pekerjakan. Untuk pemula, mestinya dimulai dari diri sendiri.
2. Mulailah dengan modal seminim mungkin atau bahkan jika bisa tanpa modal. Ada sebuah mantra yang cukup ampuh tentang hal ini; *“SELL IT BEFORE YOU BUILD IT”.*  Kita menjual produk kita sebelum kita bener bener memproduksinya. Mantra ini bisa berlaku di hampir semua bidang, terutama berkaitan dengan servis. Di dunia percetakan kita dapat DP sebelum mengerjakan ordernya. Bidang _fashion_ kita jualan katalog. Bidang psikologi jualan _proposal assessment_, _training_ dan konseling. Bidang travel dan umroh kita jualan brosur, kemudian dapat pelunasan biaya, baru jalan kemudian.
3. Jangan dulu berpindah haluan! *“ GET YOUR FOCUS ON THERE”.*  Rumput tetangga bisa saja selalu terlihat lebih hijau tapi hamanya juga banyak hanya saja tidak terlihat. _FOCUS, FOCUS, and FOCUS_. Karena *APAPUN JIKA FOKUS, IN SYAA ALLAH TEMBUS.*
4. Pokoknya, pada masa awal perintisan bisnis, kita harus bener bener jeli memainkan modal dan terus berusaha mendapatkan banyak transaksi yang terus berulang. Saat itu terjadi, berarti kita sudah menemukan _NICHE OF MARKET_ kita, sebuah ceruk pasar yang bisa kita andalkan sebagai sandaran utama bisnis kita.
5. Jika sudah ketemu ceruk pasar (_Niche Market_) berarti sudah memasuki masa dimana kita bisa membesarkan bisnis. Masa mencari _LEVERAGE_. _Leverage_ atau daya ungkit ini dapat  berupa apa saja dan dapat diperoleh dari mana saja. Tetapi leverage ini lazimnya adalah tambahan modal!

*IN BUSINESS*
1. Saat kita sudah masuk dalam sebuah bisnis, pastikan kita selalu mengkaji; (1) seberapa pangsa pasar yang bisa kita raih di suatu area. (2) seberapa banyak kompetitornya. (3) seberapa kuat kita menghadapi kompetisi dan yang terakhir, (4) apa keunggulan kita dibanding yang lain.
2. Pangsa pasar itu nggak harus skala global atau nasional. Cukup cek pangsa pasar pada satu area kecamatan sudah cukup untuk menguji kekuatan bisnis kita.
3. Bisnis kita harus teus bertambah! kita harus terus berkembang. Jika tidak, maka  bisa terlindas zaman. Karena secara _default_, hantu inflasi terus membayangi kita. Inflasi itu secara pelan tapi pasti terus menggerogoti semua sendi keuangan kita. Jika kita stagnan artinya berkurang!

*Belajar dari pembisnis Tiongkok*
1. Secara etos, teman teman tionghoa bener bener bisa jadi panutan. Mereka mau ambil sedikit _cuan_ yang penting bisa ambil volume. Gaya hidup mereka sangat bersahaja dibandingkan dengan penghasilan yang mereka dapat. Orang cina juga unggul dalam pendidikan.
2. Kita patut mencontoh kerja keras mereka, bagaimana mereka melakukan _dealing_ bisnis, bagaimana mereka menjaga pelanggan, gimana mereka bertransaksi. Kita mesti banyak belajar dari etos kerja mereka.
3. Hanya saja, satu hal yang mereka sepertinya banyak tertinggal. _Most of them lack of life porpose_. Mereka terkesan menjadi penghamba uang yang  bingung mau dikemanakan uang tersebut setelah didapat.
4. Kita, para pebisnis muslim, mestinya memiliki etos seperti mereka dengan tujuan hidup yang lebih mulia. Menjadi sosok yang bermanfaat buat umat. Bisnis bisa menjadi jembatan kemanfaatan yang luar biasa. Seperti nabi teladan kita dan para sahabat utama di sekililingnya yang juga merupakan pebisnis jempolan.

*Bersyarikat*
1. Kita juga perlu mencontoh China dalam hal saling memajukan saudara atau teman yg belum maju. Disinilah pentingnya kita bersyarikat.
2. Sebenarnya ikatan aqidah Islam dapat membuat kita seperti mereka jika masing-masing pihak sudah _CLEAR_ dengan apa yang dituju, semua muamalah atau transaksi antara kawan kawan bisa jalan dengan indah. Saling menjaga bisnis agar jangan sampai runtuh dan bertekad tidak saling _menzhalimi_ satu sama lain juga perlu dilakukan.
3. Karena potensi yg bisa membuat perpecahan antara partner bisnis ialah ketimpangan pendapatan dan beban kerja. Jika kita bersyarikat, pertama, bisnis kita harus ditulis. Semuanya mesti terekam, dengan akuntansi tentunya. Kedua, tanggung jawab dan area kerja harus benar benar jelas, dibagi seadil mungkin. Ketiga, pendapatan juga mesti sesuai dengan pekerjaan.

Senin, 02 Maret 2015

Perbedaan antara "Teman" & "Sahabat"

Assalamu'alaikum sobat semua...

oke, langsung saja !! pada kesempatan kali ini ane mau membahas lagi tentang persahabatan nih,,


Tahukah kalian ?? Apa perbedaan antara teman dan sahabat ? 

kalo temen itu masih ada istilah kata "Temen dikalah butuh" tapi kalo sahabat ga ada yang namanya istilah kata "Sahabat dikalah butuh". 

Sahabat itu, lagi butuh atapun ngak, biasanya selalu ada. Sahabat itu, ketika kita sedang susah, biasanya dia ada, di saat kita sedang butuh biasanya dia siap membantu. Sahabat itu, disaat kita sedang bahagia biasanya dia ada, bahkan terkadang dia tidak ikut merasakan kebahagiaan yang sedang kita nikmati di saat itu, karena mereka tidak ada di saat itu. Sahabat itu, selalu ada dalam suka dan duka, dalam istilahnya "Susah senang kita hadapi bersama" iyah, itulah persahabat yang indah.

.... to be continue............................................

Jumat, 27 Februari 2015

Ketika kita sedang sakit

Ketika kita sedang sakit, apa yang harus kita lakukan pertama kali ??

Bersyukur, iya itulah yang harus kita lakukan pertama kali ketika kita sedang sakit, bersyukur itu berarti kita menerima atas cobaan yang telah diberikan Allah kepada kita, dengan berharap lekas diberi kesembuhan dari-Nya. Sakit yang datang dari Allah SWT dan Kesembuhan yang hanya datang dari-Nya.

Setelah bersyukur langkah yang kedua yaitu bersabar dan berusaha,  Bersabar atas cobaan yang telah diturunkan, bersabar aktif dengan berusaha untuk sembuh ; dengan berobat atau pergi ke dokter meminum obat dari dokter, melakukan hal-hal yang bisa menyehatkan tubuh. Tidak dengan sabar pasif tanpa usaha dengan tidur dan tidak melakukan apa-apa.

Selanjutnya yaitu Berdo'a dan Bertawakkal ; setelah kita berusaha dan bersabar ; setelah usaha-usaha yang telah kita lakukan, selanjutnya yaitu tinggal berdo'a dan bertawakkal, berdo'a agar segera diangkatnya penyakit dari tubuh kita. Bertawakkal kepada Allah, menyerahkan segalanya yaitu hidup dan mati kita kepada Allah. Yakinlah bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan diluar kemampuan hamban-Nya.

Berharganya kesehatan akan lebih terasa, mahalnya kesehatan akan lebih terasa, ketika kita sedang jatuh sakit,, maka bersyukur dalam keadaan sakit itu harus, apalagi ketika sedang sehat,, dan bersyukur dalam keadaan apapun, kapanpun dan dimanapun. Semoga kita termasuk hamba-Nya yang selalu bersyukur. amiin

HIKMAH ORANG YANG SAKIT :

hikmah orang sakit baca selengkapnya di sini 

Do'a bagi orang yang sakit :

اللّهمَّ رَبَّ النَّاسِ أذْهِبِ البَاْسَ اشْفِهِ وَأنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَاءَ إلاَّ شِفَاءُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُسَقَمًا 

"Ya Allah, Rabb Manusia, hilangkanlah kesusahan dan berilah dia kesembuhan, Engkau Dzat yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain" (HR Buhkhari 535 dan Muslim 2191)




Jumat, 20 Februari 2015

Jangan di balas dengan perlakuan yang buruk

Apa kabar sobat blogger..? smoga dalam keadaan sehat wal afiat, dan bagi yang sakit semoga lekas di beri kesembuhan oleh Allah SWT.

oke teman2, pada kesempatan kali ini ana akan membahas tentang "Perlakuan buruk jangan dibalas dengan hal yang serupa, tapi balaslah dengan sebaliknya ; yaitu dengan perlakuan yang baik"

contohnya :

Misalnya nih ente tidur, terus di bangunin sama temen ente,, temen ente bilang : "Ayo subuh2, bangun" sambil menendang2 ente dengan kakinya die.. hmm,, gimana tuh rasanya.
oke iya,, emang bagus dia berniatan baik untuk membangunkan kita dan mengingatkan kita untuk segera melakukan sholat subuh sebelum keburu suhba (Subuh Dhuha),, we.ka.we.ka :v

tapi temen2 ingat ketika hal seperti itu terjadi sama ente, come down and enjoy it, oke yang pertama yang harus ente lakukan yaitu : Bersyukur, karena masih ada kesempatan sholat subuh dan masih di perdulikan sama temen ente,, yang kedua : segerahlah bangun dan langsung sholat subuh,, yang ketiga : jangan gondok atau dendam sama temen ente,,, jangan sampe mikir "anjrit nih orang liat aja besok, kalo ente masih tidur ana tendang ente"... jangan sampe-sekai lagi, jangan sampe.

terus gimana donk,,
jadi begini kalo keesokan harinya ternyata ente bangun duluan dan temen ente yang tadi masih tertidur,, maka bangunkanlah dia dengan halus dan baik, inget jangan pake KAKI banguninnya (Ga Sopan Bro) pake tangan aja, kalo bisa di tarik pelan2 pake tangan, biar  langsung bangun dan ngantuknya ilang... dengan seperti itu mungkin dia akan merasa lebih respect sama ente,, tapi sob kalo keesokan harinya masih tetep terulang dan dia masih seperti itu,, hufttt

entahlah ~

mungkin dia tidak tau kalo itu suatu hal yang tidak sopan,, ada baiknya kalo ente ingetin dia pelan2,, inget yee di ingetin bukan di marahin,, yah kyak gitu aja..


Summary :

kalo misalnya masih ada cara baik kenapa kita harus melakukan cara yang tidak baik.
Sopan santun dan adab itu sangat penting, orang yang ber-ilmu tapi tak beradab itu terlihat seperti tidak ber-ilmu,,, karena biasanya orang yang berilmu itu tau adab dan cara ber-sosialisasi dengan baik dan benar.
Jangan pernah membalas keburukan dengan keburukan, itu tidak akan meyelesaikan masalah,, yang ada malah akan memperburuk masalah,, maka balasnya dengan "kebaikan",, apapun itu entah dari hal yang kecilpun, seperti contoh di atas tadi, atau dalam hal yang lain.

Semoga kita semua selalu di berikan hidayah dan kemudahan oleh Allah SWT, dan selau di tunjukkan menuju jalan yang benar untuk menggapai Ridho-Nya. aminn  

Rabu, 31 Desember 2014

Hadist hari ini_ (Bersyukur atas segala nikmat Allah)

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu'anhu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Lihatlah orang yang berada di bawahmu dan jangan melihat orang yang berada di atasmu, karena hal itu lebih patut agar engkau sekalian tidak menganggap rendah nikmat Allah yang telah diberikan kepadamu."
Muttafaq Alaihi.

Rabu, 19 November 2014

Hadits hari ini ~

Dari Salman. Ia berkata : Telah bersabda Rasulullah Shalallu 'alaihi wasallam, : "Sesungguhnya Tuhan-Mu itu Pemalu. Pemurah yang malu terhadap hamba-Nya apabila (hamba) itu angkat kedua tangannya kepada-Nya akan menolak dengan hampa."
dikeluarkan-dia "empat" kecuali Nasa'i dan dishahkan-dia oleh Hakim.

Semoga kita termasuk hamba yang selalu di tunjukkan dalam kebenaran dan jalan yang lurus.

Selasa, 16 September 2014

Menurutku itulah Sahabat Sejati

Sahabat sejati itu tidak harus yang selalu berkorban materi,
tapi dia yang rela berkorban waktu...
waktu untuk menunggu, waktu untuk bersama, ketika dalam suka dan duka..
menurutku itulah sahabat sejati..

Sahabat sejati itu yang mengingatkan kita, ketika kita sedang salah,,
yang mengajak kita dalam melakukan kebaikan,,
menurutku itulah sahabat sejati...