di Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa air liur yang dihasilkan
oleh manusia mengandung penghilang (penenang) yang kuat terhadap rasa
sakit. Mari kita perhatikan penemuan ilmiah dan Hadis Nabi yang
muliashallallahu ‘alaihi wasallamberikut ini.
1.> Penemuan Obat Penghilang Rasa Sakit Alami
Penelitian-penelitian ilmiah mengatakan bahwa kelenjar ludah (air liur)
yang ada di mulut, mengeluarkan sekitar satu liter air liur perharinya,
dan selama gerakan dan aliran sejumlah air liur ini di dalam mulut
terjadilah proses perlawanan (pembasmian) kuman-kuman dan penyimpanan
mineral penting yang dibutuhkan untuk membangun enamel gigi seperti
kalsium, fluorida, fosfat, dan magnesium.
Para peneliti Perancis dari Institut Pasteur di Paris telah menemukan
obat penghilang (penenang) baru dan kuat terhadap rasa sakit, yang
kekuatannya enam kali lipat lebih besar dibandingkan kekuatan morfin,
saat diujicobakan pada tikus-tikus percobaan. Dan terjadinya proses
produksi obat penenang baru ini secara alami dengan perantara tubuh
manusia melalui air liur yang ada di dalam mulut mereka.
Sebagaimana juga ditegaskan oleh Perhimpunan Masyarakat Jerman untuk
Perlindungan gigi “Prodent” bahwa air liur terhitung seperti eliksir
kehidupan bagi gigi, karena fungsi pentingnya tidak hanya terbatas pada
melembabkan makanan di dalam mulut dan memudahkan proses menelan
makanan, akan tetapi ia berfungsi menjadi penghalang (pelindung) pertama
di mulut untuk pencegahan terhadap penyebab-penyebab penyakit. Dan gigi
mengambil manfaat dari kandungannya yang berisi semua garam-garam
mineral yang melindungi enamel gigi dari serangan asam.
2.> Tanah Sumber Penyembuhan
Demikian juga para ilmuwan sekarang ini berusaha melakukan proses
penyaringan sejumlah besar antibiotik dari bakteri, terutama bakteri
yang hidup di tanah. Dan penelitian-penelitian ilmiah di bidang ini
menegaskan bahwa tanah bisa jadi menjadi sumber penting masa depan untuk
jenis obat-obatan baru.
Sekarang wahai saudaraku tercinta!
Bagaimana Nabishallallahu ‘alaihi wasallammelihat dua hal ini di
zamannya? Dan bagaimana pandangan manusia di zaman terhadap dua unsure
ini (air liur dan tanah) ?
Dahulu manusia memandang tanah sebagai barang yang kotor, dan baru-baru
ini terbukti bahwa ditemukan bahwa tanah adalah barang yang bersih dan
mneyucikan (disinfektan)! Sebagaimana mereka dahulu melihat air liur
sebagai suatu barang yang tidak menyenangkan. Akan tetapi
penelitian-peneltian modern menunjukkan bahwa air liur manusia
mengandung disinfektan bagi mulut dan penghilang (penenang) rasa sakit.
Intinya adalah bahwa tanah dan air liur di dalam keduanya terdapat obat!
Dan yang menakjubkan adalah bahwa Nabishallallahu ‘alaihi
wasallammengisyaratkan hal ini dengan siyarat yang lembut (halus), yang
mana beliahshallallahu ‘alaihi wasallammenganggap tanah dan air liur
sebagai media untuk penyembuhan, dan dahulu beliaushallallahu ‘alaihi
wasallamberdo’a kepada Allah agar menyembuhkannya dengan berkah hal itu.
Nabishallallahu ‘alaihi wasallampernah berdoa dalam Ruqyahnya:
بِسْمِ اللَّهِ تُرْبَةُ أَرْضِنَا بِرِيقَةِ بَعْضِنَا يُشْفَى سَقِيمُنَا
بِإِذْنِ رَبِّنَا
” Dengan nama Allah, Debu tanah kami dengan ludah sebagian kami semoga
sembuh orang yang sakit dari kami dengan izin Rabb kami.”(HR.
Al-Bukhari)
Maka dalam hadits ini ada isyarat akan arti penting tanah dalam
penyembuhan, demikian juga air ludah dalam penyembuhan penyakit. Maka
sungguh benar Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam.
(Sumber: لعاب الإنسان وتربة الأرض مصدران للشفاء karya ‘Abdud Daim
Kaheel. Diterjemahkan oleh Abu Yusuf)
Subhanallah....
Maha Suci ALLAH yang telah menurunkan AL-Qur'an, dan mengirimkan kita
seorang Nabi mulia, Rasulullah, Muhammad Saw. Semoga ALLAh senantiasa
memberikan kita hidayah dan rahmat-Nya, sehingga kita menjadi hamba-Nya
yang senantiasa selalu ingat dan berdzikir kepada-Nya. Aamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar