Senin, 31 Maret 2014

Masalah Mendatangkan Makna Kehidupan

"Hindari masalah, dan kamu tidak akan
pernah jadi orang yang memecahkannya"
Bagi seekor burung rajawali,
satu-satunya hambatan untuk terbang
lebih cepat dan nyaman adalah udara.
Tetapi jika udara itu diambil dan
burung tersebut dibiarkan terbang
dalam kehampaan tanpa udara, burung
rajawali itu segera jatuh ke tanah
dan tidak dapat terbang sama sekali.
Hambatan utama yang harus diatasi
oleh sebuah perahu bermotor adalah
air yang menyentuh baling-baling
perahu. Tetapi jika tidak ada air
sebagai penahan, perahu ini justru
tidak dapat bergerak sama sekali.
Hukum yang sama juga berlaku bagi
kehidupan manusia. Hambatan adalah
kondisi yang 'harus ada' bagi
kesuksesan. Sebuah kehidupan yang
terbebas dari hambatan dan kesulitan
akan mengurangi semua kemungkinan dan
daya sampai ke titik nol.
Larilah dari masalah Anda jauh-jauh,
dan kehidupan Anda akan kehilangan
daya kreatif!
Masalah kesehatan yang parah bisa
memberikan makna pada dunia
pengobatan. Masalah kekacauan sosial
bisa memberi makna pada kebijakan
pemerintah.
Kita semua memiliki kecenderungan
ingin terbebas dari semua masalah dan
tanggung jawab. Ketika masalah
datang, berikanlah makna baru pada
permasalahan itu. Sebuah beban
kehidupan yang paling berat adalah
pada saat kita tidak memiliki apapun
untuk dibawa.

Selasa, 25 Maret 2014

Ternyata Keajaiban Air Liur manusia & Tanah sudah diisyaratkan di dalam Hadits

 di Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa air liur yang dihasilkan oleh manusia mengandung penghilang (penenang) yang kuat terhadap rasa sakit. Mari kita perhatikan penemuan ilmiah dan Hadis Nabi yang muliashallallahu ‘alaihi wasallamberikut ini. 
1.> Penemuan Obat Penghilang Rasa Sakit Alami Penelitian-penelitian ilmiah mengatakan bahwa kelenjar ludah (air liur) yang ada di mulut, mengeluarkan sekitar satu liter air liur perharinya, dan selama gerakan dan aliran sejumlah air liur ini di dalam mulut terjadilah proses perlawanan (pembasmian) kuman-kuman dan penyimpanan mineral penting yang dibutuhkan untuk membangun enamel gigi seperti kalsium, fluorida, fosfat, dan magnesium. Para peneliti Perancis dari Institut Pasteur di Paris telah menemukan obat penghilang (penenang) baru dan kuat terhadap rasa sakit, yang kekuatannya enam kali lipat lebih besar dibandingkan kekuatan morfin, saat diujicobakan pada tikus-tikus percobaan. Dan terjadinya proses produksi obat penenang baru ini secara alami dengan perantara tubuh manusia melalui air liur yang ada di dalam mulut mereka. Sebagaimana juga ditegaskan oleh Perhimpunan Masyarakat Jerman untuk Perlindungan gigi “Prodent” bahwa air liur terhitung seperti eliksir kehidupan bagi gigi, karena fungsi pentingnya tidak hanya terbatas pada melembabkan makanan di dalam mulut dan memudahkan proses menelan makanan, akan tetapi ia berfungsi menjadi penghalang (pelindung) pertama di mulut untuk pencegahan terhadap penyebab-penyebab penyakit. Dan gigi mengambil manfaat dari kandungannya yang berisi semua garam-garam mineral yang melindungi enamel gigi dari serangan asam. 
 2.> Tanah Sumber Penyembuhan Demikian juga para ilmuwan sekarang ini berusaha melakukan proses penyaringan sejumlah besar antibiotik dari bakteri, terutama bakteri yang hidup di tanah. Dan penelitian-penelitian ilmiah di bidang ini menegaskan bahwa tanah bisa jadi menjadi sumber penting masa depan untuk jenis obat-obatan baru. Sekarang wahai saudaraku tercinta! Bagaimana Nabishallallahu ‘alaihi wasallammelihat dua hal ini di zamannya? Dan bagaimana pandangan manusia di zaman terhadap dua unsure ini (air liur dan tanah) ? Dahulu manusia memandang tanah sebagai barang yang kotor, dan baru-baru ini terbukti bahwa ditemukan bahwa tanah adalah barang yang bersih dan mneyucikan (disinfektan)! Sebagaimana mereka dahulu melihat air liur sebagai suatu barang yang tidak menyenangkan. Akan tetapi penelitian-peneltian modern menunjukkan bahwa air liur manusia mengandung disinfektan bagi mulut dan penghilang (penenang) rasa sakit. Intinya adalah bahwa tanah dan air liur di dalam keduanya terdapat obat! Dan yang menakjubkan adalah bahwa Nabishallallahu ‘alaihi wasallammengisyaratkan hal ini dengan siyarat yang lembut (halus), yang mana beliahshallallahu ‘alaihi wasallammenganggap tanah dan air liur sebagai media untuk penyembuhan, dan dahulu beliaushallallahu ‘alaihi wasallamberdo’a kepada Allah agar menyembuhkannya dengan berkah hal itu. Nabishallallahu ‘alaihi wasallampernah berdoa dalam Ruqyahnya: بِسْمِ اللَّهِ تُرْبَةُ أَرْضِنَا بِرِيقَةِ بَعْضِنَا يُشْفَى سَقِيمُنَا بِإِذْنِ رَبِّنَا ” Dengan nama Allah, Debu tanah kami dengan ludah sebagian kami semoga sembuh orang yang sakit dari kami dengan izin Rabb kami.”(HR. Al-Bukhari) Maka dalam hadits ini ada isyarat akan arti penting tanah dalam penyembuhan, demikian juga air ludah dalam penyembuhan penyakit. Maka sungguh benar Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam. (Sumber: لعاب الإنسان وتربة الأرض مصدران للشفاء karya ‘Abdud Daim Kaheel. Diterjemahkan oleh Abu Yusuf) Subhanallah.... Maha Suci ALLAH yang telah menurunkan AL-Qur'an, dan mengirimkan kita seorang Nabi mulia, Rasulullah, Muhammad Saw. Semoga ALLAh senantiasa memberikan kita hidayah dan rahmat-Nya, sehingga kita menjadi hamba-Nya yang senantiasa selalu ingat dan berdzikir kepada-Nya. Aamiin

Rabu, 19 Maret 2014

PLAAAAAKKKK

Ada seorang pemuda yang ingin bertanya sama Pak Haji

Pemuda : Apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?
Pak Haji : Insya Allah saya akan menjawab pertanyaan anda.
Pemuda: Anda yakin? Sedangkan Profesor dan ramai orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
Pak Haji : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.
Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan :

1. Kalau memang Allah itu ada, tunjukan wujud Allah kepada saya..
2. Apakah yang dinamakan takdir?
3. Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Allah tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba Pak Haji menampar pipi pemuda tadi dengan keras. PLAAAKKK

Pemuda : (sambil menahan sakit) Kenapa anda marah kepada saya?
Pak Haji : Saya tidak marah…Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.
Pemuda : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
Pak Haji : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit.
Pak Haji : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?
Pemuda : Ya!
Pak Haji : Tunjukan pada saya wujud sakit itu!
Pemuda : Saya tidak bisa.
Pak Haji : Itulah jawaban pertanyaan pertama…kita semua merasakan kewujudan Allah tanpa mampu melihat wujudnya.
Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Pemuda : Tidak.
Pak Haji : Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari saya hari ini?
Pemuda : Tidak.
Pak Haji : Itulah yang dinamakan takdir....
Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?
Pemuda : Kulit.
Pak Haji : Terbuat dari apa pipi anda?
Pemuda : Kulit.
Pak Haji : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda: Sakit.
Pak Haji : Walaupun syaitan dijadikan dari api dan neraka juga terbuat dari api, jika Allah menghendaki maka neraka akan menjadi tempat yang menyakitkan untuk syaitan.

Subhanallah...

Senin, 17 Maret 2014

SHALAT LIMA WAKTU, BILA DILAKUKAN TERATUR

Bila Subuh Utuh
Pagi tumbuh, hati teduh
Pribadi tidak angkauh
Keluarga tidak keruh
Maka damailah akan berlabuh

Bila Dzuhur Teratur
Diri pribadi jujur
Hati tidak kufur
Rasa selalu bersyukur
Amal tidak udzur
Keluarga selalu akur
Maka pribadipun menjadi makmur

Bila Ashar Kelar
Jiwa jadi sabar
Raga jadi tegar
Senyum menyebar
Dan rezeki pun lancar

Bila Magrib Tertib
Ngaji jadi wajib
Wirid jadi karib
Jauh dari aib
InsyaALLAH syafa'at tidak raib

Bila Isya Terjaga
Malam bercahaya
Rumah bagai istana
Hidup terasa di surga
Bahagia dan sejahtera

Jagalah shalat lima waktu
Karena shalat itu wajib
Karena kewajiban kita sebagai hamba ALLAH

Subhanallah...

Rabu, 19 Februari 2014

Kisah Tukang Kayu

Seorang tukang bangunan yang sudah
tua berniat untuk pensiun dari
profesi yang sudah ia geluti selama
puluhan tahun.
Ia ingin menikmati masa tua bersama
istri dan anak cucunya. Ia tahu ia
akan kehilangan penghasilan rutinnya
namun bagaimanapun tubuh tuanya butuh
istirahat. Ia pun menyampaikan
rencana tersebut kepada mandornya.
Sang Mandor merasa sedih, sebab ia
akan kehilangan salah satu tukang
kayu terbaiknya, ahli bangunan yang
handal yang ia miliki dalam timnya.
Namun ia juga tidak bisa memaksa.
Sebagai permintaan terakhir sebelum
tukang kayu tua ini berhenti, sang
mandor memintanya untuk sekali lagi
membangun sebuah rumah untuk terakhir
kalinya.
Dengan berat hati si tukang kayu
menyanggupi namun ia berkata karena
ia sudah berniat untuk pensiun maka
ia akan mengerjakannya tidak dengan
segenap hati.
Sang mandor hanya tersenyum dan
berkata, "Kerjakanlah dengan yang
terbaik yang kamu bisa. Kamu bebas
membangun dengan semua bahan terbaik
yang ada."
Tukang kayu lalu memulai pekerjaan
terakhirnya. Ia begitu malas-malasan.
Ia asal-asalan membuat rangka
bangunan, ia malas mencari, maka ia
gunakan bahan-bahan berkualitas
rendah. Sayang sekali, ia memilih
cara yang buruk untuk mengakhiri
karirnya.
Saat rumah itu selesai. Sang mandor
datang untuk memeriksa. Saat sang
mandor memegang daun pintu depan, ia
berbalik dan berkata, "Ini adalah
rumahmu, hadiah dariku untukmu!"
Betapa terkejutnya si tukang kayu. Ia
sangat menyesal. Kalau saja sejak
awal ia tahu bahwa ia sedang
membangun rumahnya, ia akan
mengerjakannya dengan
sungguh-sungguh. Sekarang akibatnya,
ia harus tinggal di rumah yang ia
bangun dengan asal-asalan.
Inilah refleksi hidup kita!

Pikirkanlah kisah si tukang kayu ini.
Anggaplah rumah itu sama dengan
kehidupan Anda. Setiap kali Anda
memalu paku, memasang rangka,
memasang keramik, lakukanlah dengan
segenap hati dan bijaksana.
Sebab kehidupanmu saat ini adalah
akibat dari pilihanmu di masa lalu.
Masa depanmu adalalah hasil dari
keputusanmu saat ini.

Sabtu, 15 Februari 2014

Melepas Amarah, Meraih Keikhlasan

"Terus memendam amarah sama seperti
menggenggam bara panas untuk
dilontarkan kepada seseorang, Andalah
yang akan terbakar"-  Sidharta Gautama
Dalam hidup memang wajar kalau ada
peristiwa-peristiwa yang membuat kita
marah dan kecewa. Tapi cepat
kendalikan emosi Anda kembali. Jangan
biarkan rasa amarah, dendam, iri,
kesal atau kecewa kepada pasangan,
teman, rekan kerja, atau atasan di kantor
bercokol lama di hati kita.  
Kekesalan, amarah dan kekecewaan
hanya akan mengaktifkan hukum tarik
menarik, membuat Anda menerima apa
yang Anda berikan.
Bila kesal pada pasangan atau ada
kawan yang mengingkari janji, lalu
Anda menyalahkan mereka atas
kekacauan semua itu, maka Anda akan
mendapatkan kembali keadaan
yang dipersalahkan itu.
Kembalinya keadaan itu tidak harus
selalu dari orang yang Anda salahkan,
tetapi sejatinya Anda akan mendapatkan
kembali keadaan yang Anda salahkan itu.
Ikhlaskanlah, maafkanlah. Hati
akan terasa lebih lega dan ringan
dalam menjalani hidup, lebih fokus
terhadap tujuan hidup tanpa
terbebani penyakit-penyakit hati yang
hanya akan menghabiskan energi
positif.
"Jika saya mengikhlaskan diri saya,
saya menjadi yang saya inginkan. Jika
saya mengikhlaskan yang saya punya,
saya akan menerima apa yang saya
butuhkan" 
Semoga Allah SWT mengaruniai sabar
yang tak terbatas dan ikhlas yang
tak bertepi untuk kita semua, sehingga
apapun rintangan dan cobaan yang dilalui

akan terasa lebih ringan. :-)

Kamis, 13 Februari 2014

Mengapa Kamar Mandi Jadi Rumah Syetan ?

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bercerita bahwa Iblis meminta tempat tinggal kepada Allah SWT seperti halnya Allah SWT memberikan tempat tinggal anak-anak Adam berada di bumi.

‘‘Ya Allah, adam dan keturunannya Engkau beri tempat tinggal di bumi, maka berilah pula aku tempat tinggal,’’ kata iblis.

Allah SWT berfirman; ‘‘Tempat tinggalmu adalah WC (kamar mandi atau jamban),’’ (HR. Bukhari).

Dari situlah kemudian iblis pun menggoda setiap orang yang memasuki rumahnya yang berupa kamar mandi, jamban atau WC.

Godaan iblis macam-macam dan aneka warna. Contohnya menggoda manusia agar;

1. Berlama-lama di dalam kamar mandi.

2. Bernyanyi atau berkata-kata.

3. Bermain-main air atau sesuatu yang lain (bawa ipod mendengarkan musik).

4. Membisiki seseorang supaya kencing sambil berdiri.

5. Membiarkan baju yang kotor tergantung dalam kamar mandi.

6. Melupakan seseorang untuk berdoa ketika akan masuk atau keluar dari kamar mandi.

7. Melakukan hal asusila.

8. Melakukan Wudlu sambil telanjang.

9. Mengcoret-coret dinding kamar mandi.

10. Merencanakan kejahatan.

Maka, hati-hatilah sewaktu dalam WC atau kamar mandi. Dan tips yang baik adalah; lakukan mandi, buang air dll sewajarnya saja, lebih cepat lebih baik.

Semoga Ar-Rahman berkenan membukakan pintu hati kita sekeluarga untuk senantiasa selalu berupaya mendekatkan diri kepada-Nya, Aamiin. Yaa Robbal 'alamiin.